Langsung ke konten utama

Curhatan dokter dengan sopir pribadinya.

Seorang dokter yg sering berantem sama istrinya bingung....kenapa istrinya marah2 terus....serba salah dibaikin marah, dibecandain marah, apalagi dimarahin.... ngamuk!!! Pak dokter iri lihat supirnya yg punya selingkuhan.. ...si Mukidi rukun banget dan mesra sama istri serta selingkuhannya. Sekali waktu dia curhat sama si Mukidi... Dokter : "Di...kamu rukun banget sama istrimu dan selingkuhanmu...tidak seperti saya...kamu lihat sendiri ..tidak ada hari yg tidak ribut ...apa sih rahasianya...". Mukidi : "Saya sih biasa aja Pak Dokter.....hanya saja saya sering membuat kejutan kecil ......" Dokter : "Kejutan kecil gimana.....?" Mukidi : "Seperti tiba2 kita pukul pantatnya dari belakang....secara diam-diam..." Hari itu pak dokter sengaja pulang lebih awal....sampai rumah ternyata istrinya lagi masak di dapur.... Sambil diam-diam Pak Dokter masuk dapur dan memukul pantat istrinya dari belakang. Tanpa menoleh ke belakang bu dokter teriak : "Mukidiiiiiiiiiiii...nakal kamu yahhh..." Dokter : -______- Pingsan and koma,,,,,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dunia dipenuhi kebrutalan sehingga dunia itu tidak tentram lagi, ternyat...

Cerita Mengharukan Bai Fang Li, Kakek Tua Tukang Becak Yang Menyekolahkan 300 Anak Miskin dari cina

Cerita Motivasi hidup kali ini adalah tentang seorang kakek tua tukang becak yang telah menyekolahkan 300 anak miskin, berikut ini langsung saja kita baca artikelnya. Bai Fang Li seseorang yang namanya hingga saat ini masih harum di negeri China. Dahulu dia merupakan seorang tukang becak yang telah dikenal hampir diseluruh penjuru china karena memiliki hati emas. Bahkan cerita dari kebaikan Bai Fang Li saat ini masih tersohor walaupun itu telah terjadi pada 1987 silam. Baca Juga : Ma Zhiqiu Seorang Ibu Yang Menginspirasi Dunia Semula Bai merupakan seorang pensiunan yang kemudian sengaja melanjutkan hidupnya dengan pulang ke kampung halamannya. Pada suatu ketika dia melihat banyak anak – anak kurang mampu yang bekerja di ladang dan juga sawah. Anak Bai Fang Li bercerita “Dia bertanya kenapa banyak anak – anak tidak sekolah. Lalu saya katakan bahwa mereka anak anak kurang mampu sehingga tidak mampu untuk membayar uang sekolah. ayah kemudian khawatir dan kemudian menyumbangkan uang 5000...

Puisi singkat

Ingin ku tarik bulan ke pangkuan ku biar hilang sgala ruas gundah pada ujung malam sunyi ku namun aku takut....takut sekali...... pada yang lain yang lebih membutuhkan cahya itu akhirnya...... ku abaikan rasa ingin ku......... dan hanya ku nikmati lagi sepi yang merantai tiap gemulai harap... asa ku Walau tiada lagi aku di anggap ada namun aku masih tetap disini mengeja warna dari sisi gulita tak berpelita iya...memang .....hanya itu yg ku bisa...... sebab kutak jadi menarik cahya mu. Jika umurmu tak sepanjang umur dunia, maka sambunglah dengan tulisan.